Pameran sains
Gunung berapi, roket botol, dan satu katak yang sangat penasaran
Pameran Sains Junior kami menyulap aula menjadi laboratorium yang riang dan sedikit kacau — dan membuktikan bahwa rasa ingin tahu adalah guru terbaik.
Selama satu sore yang gemilang, aula sekolah berubah menjadi laboratorium. Ada gunung berapi yang meletus, roket botol yang terbang lebih jauh dari dugaan siapa pun, dan seekor katak bernama Profesor Hopkins yang mendadak jadi bintang hari itu.
Yang kami cintai dari pameran sains bukanlah pertunjukannya — melainkan cara berpikirnya. Setiap proyek dimulai dari seorang anak yang mengajukan pertanyaan sungguhan, lalu berani mencari jawabannya sendiri.
Sains yang dikerjakan, bukan sekadar diberitahukan
Sains penemuan di Santo Yoseph mengikuti alur sederhana: bertanya, menduga, mencoba dengan tangan sendiri, lalu menjelaskan. Ketika anak menguji gagasannya sendiri dan kadang keliru, pelajarannya melekat — karena itu berarti bagi mereka.
Terima kasih kepada keluarga yang menyumbang baking soda dalam jumlah mengkhawatirkan, dan kepada Profesor Hopkins, yang telah dikembalikan dengan aman ke taman sekolah.